Pelan-Pelan Menjadi Tempat Aman

 

Pelan-Pelan Menjadi Tempat Aman

Semakin sering aku menghabiskan waktu di sana, semakin terasa kalau sudut kecil itu bukan hanya bagian dari kamar, tapi juga bagian dari prosesku bertahan.

Ada hari ketika aku duduk sambil menangis diam-diam.
Ada hari ketika aku tertawa sendiri karena video random di internet.
Dan ada juga hari ketika aku hanya memandangi langit sore tanpa memikirkan apa pun.

Semua perasaan itu pernah tinggal di sudut kecil tersebut.

Aku suka bagaimana tempat sederhana bisa menyimpan begitu banyak cerita. Tidak perlu sempurna untuk terasa nyaman. Kadang justru ketidaksempurnaannya yang membuat tempat itu terasa hangat.

Lampu yang redup.
Meja yang sedikit berantakan.
Playlist yang diputar berulang kali.
Semuanya terasa akrab.

Di sana aku belajar kalau hidup tidak harus selalu cepat. Dunia mungkin terus bergerak, tapi aku boleh berhenti sebentar.

Tentang Menenangkan Diri Sendiri

Dulu aku sering mencari ketenangan dari luar. Menunggu keadaan membaik, menunggu orang lain mengerti, atau menunggu semuanya terasa lebih mudah.

Tapi sekarang aku mulai mengerti kalau rasa tenang juga bisa dibangun perlahan dari diri sendiri.

Dari kebiasaan kecil.
Dari istirahat yang cukup.
Dari belajar mendengarkan diri sendiri.

Sudut kamar ini mengajarkanku bahwa menenangkan diri tidak selalu membutuhkan jawaban atas semua hal. Kadang kita hanya perlu ruang untuk bernapas tanpa tekanan.

Dan mungkin itu alasan kenapa aku selalu kembali ke tempat ini.

Karena di tengah hidup yang sering terasa berisik, aku hanya ingin punya satu tempat yang terasa pelan dan hangat.

Walaupun kecil, sudut kamar ini selalu berhasil mengingatkanku bahwa aku boleh beristirahat sejenak. ✿ 

Komentar